Selamat, ITS Juarai Kompetisi Robot Dunia 2018

Selamat, ITS Juarai Kompetisi Robot Dunia 2018

Selamat, ITS Juarai Kompetisi Robot Dunia 2018
Selamat, ITS Juarai Kompetisi Robot Dunia 2018

Baru-baru ini, Tim robot (Ichiro) asal Institut Teknologi Sepuluh Nopember

(ITS) Surabaya menyabet juara pertama pada ajang kompetisi robot tingkat dunia (Robo Cup 2018) di Montreal, Kanada. Tak tanggung-tanggung, tim Ichiro ITS mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih empat penghargaan sekaligus dalam kompetisi yang berlangsung sejak tanggal 15 Juni 2018 ini.

Terdapat berbagai macam kategori liga yang dilombakan dalam RoboCup 2018. Antara lain RoboCup Soccer, RoboCup Rescue, RoboCup @Home, RoboCup Industrial dan RoboCup Junior.

Pertandingan robot sepak bola ini masih terbagi lagi dalam beberapa kategori sesuai ukuran robot. Dengan tinggi di atas 80 cm, robot humanoid Ichiro masuk dalam kategori Teensize. Dalam pertandingan robot ukuran remaja ini, hanya tiga robot yang diperbolehkan bermain di lapangan. Yaitu, dua pemain dan satu penjaga gawang.

Sepekan lamanya di Kanada, tim Ichiro akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya

untuk menjadi juara dalam ajang bergengsi ini. Dosen pembimbing tim Ichiro, Muhtadin ST MT menjelaskan, memang terselip sebuah doa dalam nama tim yang ia dampingi. “Ichiro merupakan akronim dari ITS Champion in Robocup,” jelasnya. Dengan berulang kali mengucap syukur, akhirnya mimpi besar ITS berhasil tercapai di tahun 2018 ini.

Dalam babak penyisihan, dengan hasil empat kali menang dan satu kali kalah, Ichiro ITS harus berpuas diri menduduki peringkat kedua klasemen sementara di bawah MRL HSL dari Iran. Sebelumnya Ichiro berhasil meraih kemenangan dari AMN United (Kanada) dengan skor 2 – 0, Nu Bots (Australia) 3 – 0, WF Wolves (Jerman) 1 – 0, dan Edrom (Brazil) 5 – 0. Tim Ichiro hanya kalah sekali dari MRL HSL (Iran) dengan skor 1 – 3.

“Tim yang cukup kuat ini meraih lima kali menang tanpa kalah. Alhasil, di klasemen sementara skor Ichiro cukup jauh yaitu 9 sedangkan MRL HSL 20,” ungkap Muhtadin dalam keterangan persnya, Jumat (22/6/2018).

Terdapat empat tim yang akhirnya lolos babak penyisihan yaitu Nu Bots dari Australia, WF Wolves

dari Jerman, MRL HSL dari Iran dan Ichiro sendiri. Keempat tim kemudian bertanding satu lawan satu. “Ichiro dipertemukan dengan WF Wolves, sedangkan MRL HSL bertanding melawan Nu Bots,” terangnya.

Ia mengatakan, di babak penyisihan tersebut, Ichiro sudah berhasil mengalahkan WF Wolves dengan skor 1 – 0. Karena sudah memahami kondisi robot lawan tersebut, saat bertemu di pertandingan semifinal, mudah bagi Ichiro untuk mengalahkannya dengan skor telak 2 – 0.

 

Baca Juga :