DPRD Minta Pemkab Malang Peduli Penderita Gangguan Jiwa

DPRD Minta Pemkab Malang Peduli Penderita Gangguan Jiwa

DPRD Minta Pemkab Malang Peduli Penderita Gangguan Jiwa
DPRD Minta Pemkab Malang Peduli Penderita Gangguan Jiwa

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang meminta supaya pemerintah daerah,

memperhatikan nasib penderita gangguan jiwa dan keterbelakangan mental.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo mengatakan, upaya pemerintah baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, maupun Provinsi, bahkan Pusat jika memberikan bantuan terhadap warga kurang mampu janganlah dalam bentuk bantuan bedah rumah atau bantuan sosial lainnya, sebab masih banyak masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Bantuan kepada warga yang kurang mampu, Pemerintah Daerah (Pemda) hingga Pemerintah Pusat

juga harus melihat lebih jauh untuk menentukan bantuan apa yang benar-benar dibutuhkan,” ungkap Kusmantoro, Senin (4/3/2019).
Baca Juga:

PAD Pemkab Malang dari BUMD Belum Maksimal
Hadiah Lomba Molor, Ini Penjelasan Ketua Panitia HUT Pemkab Malang 2018
Oktober 2019 Rusunawa ASN di Kepanjen Bakal Diresmikan
Pemkab Malang Jamin Pemilu Berlangsung Aman

Masyarakat yang mengalami keterbelakangan mental atau gangguan jiwa, terangnya, saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa rehabilitasi.

“Orang yang mengalami gangguan kejiwaan kan juga perlu diperhatikan. Jadi bantuaannya

tidak melulu harus berupa bantuan bedah rumah dan bantuan lainnya,” jelasnya.

Untuk itu, jelas Kusmantoro, kejadian yang terjadi di Desa Klampok, Singosari tidak bakal terjadi jika Pemda atau Pemprov maupun Pemerintah Pusat dapat lebih memperhatikan warga yang mengalami keterbelakangan mental dan gangguan jiwa dengan memberikan bantuan fasilitas untuk merehabilitasi warga tersebut.

“Menurut saya itu perlu perhatian lebih,” tegasnya.

Sebagai informasi, di Desa Klampok, Singosari terdapat empat orang yang mengalami keterbelakangan mental bahkan hingga gangguan jiwa.

 

Baca Juga :