Manfaat Sarapan Pagi untuk Si Kecil

Manfaat Sarapan Pagi guna Si Kecil

Seringkali, si kecil melewatkan sarapan andai ia bangun kesiangan dan tidak mempedulikan perutnya kosong sampai memasuki waktu santap siang. Padahal, ada pelbagai manfaat sarapan pagi yang malah penting guna tubuh si kecil. Terlebih andai ia bakal melakukan kegiatan yang ingin padat di luar lokasi tinggal seharian.

Oleh sebab itu, sebagai seorang ibu, Bunda mesti membudayakan si kecil guna selalu santap sebelum ia mengawali beraktivitas, supaya tubuhnya juga merasakan guna sarapan pagi inilah ini:

Meningkatkan Daya Ingat dan Konsentrasi Si Kecil

Ibarat bensin sebagai sumber energi supaya kendaraan dapat menyala dan bergerak, makanan juga berperan sebagai sumber energi utama guna tubuh mengerjakan aktivitas. Tanpa adanya asupan makanan, tubuh bakal menjadi gampang lemas, dan si kecil bakal menjadi tak motivasi dalam menjalani rutinitasnya. Jika si kecil bangun kesiangan, Bunda dapat membawakan bekal sarapan paginya untuk dicicipi di sekolah.

Mencegah Si Kecil Jajan Sembarangan

Si kecil yang melewatkan sarapan bakal beraktivitas dengan perut kosong. Terlebih andai ia tidak membawa bekal santap siang. Hal ini malah akan merangsang si kecil untuk melakukan pembelian jajan di lingkungan sekolah untuk memenuhi perutnya. Padahal, tidak seluruh jajanan yang dipasarkan di sekolah terjamin kesucian dan kehigienisannya. Dan tentunya, tubuh si kecil bakal lebih gampang terserang penyakit.

Menjaga Suasana Hati Si Kecil

Manfaat sarapan pagi lainnya ialah mampu mengawal suasana hati si kecil. Dalam suasana perut kosong, si kecil akan ingin malas-malasan saat mengekor pelajaran atau pun memperhatikan penjelasan dari gurunya. Akibatnya, ia jadi tidak bisa belajar dengan maksimal, sebab yang terdapat di pikirannya ialah kapan masa-masa istirahat mendarat dan makanan apa yang bakal dibelinya untuk memenuhi perut nanti.

Memperkuat Ikatan Emosional antara Si Kecil dan Orang Tuanya

Tahukah Bunda, andai sarapan ternyata dapat membuat ikatan emosional antara Ayah dan Bunda serta si kecil semakin kuat? Saat sedang mencicipi sarapan di meja makan, Ayah dan Bunda dapat bertanya persiapan si kecil, sekaligus menyerahkan nasihat-nasihat urgen untuknya.

Tidak melulu itu, Ayah dan Bunda juga dapat memberikan motivasi supaya si kecil semakin giat dan motivasi dalam belajar atau menjalani rutinitasnya. Justru, dalam situasi yang lebih santai seperti ketika sarapan bersama, si kecil bakal lebih mudah menilik pesan dan nasihat yang diserahkan oleh kedua orang tuanya. Tidak hanya serius, Ayah dan Bunda juga dapat mengajak si kecil berkelakar sembari makan.

Sumber : http://www.deviantart.com/users/outgoing?www.pelajaran.co.id