Tingkatkan Mutu, Unpak Beri Layanan Serba Digital

Tingkatkan Mutu, Unpak Beri Layanan Serba Digital

Tingkatkan Mutu, Unpak Beri Layanan Serba Digital
Tingkatkan Mutu, Unpak Beri Layanan Serba Digital

Universitas Pakuan (Unpak) terus meningkatkan mutu, baik itu untuk internal maupun luar kampus.

 

Caranya, meningkatkan kualitas pendidikan agar sesuai dengan revolusi industri 4.0 melalui layanan serba digital. Salah satunya, dengan menggandeng Bank BNI, akhir pekan lalu (29/3).

Rektor Universitas Pakuan (Unpak), Prof Dr Bibin Rubini mengatakan, kerjasama Unpak dengan BNI merupakan peningkatan layanan terbaik.

Layanan di kampus lebih terintegrasi, rapi, dan juga tata kelola keuangan yang ada di kampus

transparan serta informasi lebih cepat disampaikan. Terutama terkait dengan berbagai pembayaran.

“Perubahan layanan kampus ini (Unpak:red). Imigrasi secara perlahan, berikan kepastian layanan. Digital, jadi cepat, transparan dan pastinya cepat,” terang Bibin.

Guru besar bidang pendidikan IPA ini menambahkan, perubahan layanan dapat langsung dimanfaatkan mahasiswa ataupun management universitas.

“Tidak hanya kerjasama dalam peningkatan layanan, di hari yang sama juga diserahkan hibah

satu unit mobil Toyota Fortuner,” ujar Bibin.

Mobil tersebut, tambahnya, nanti akan digunakan untuk operasional Unpak. “Pemakaian akan saya serahkan kepada Warek III Unpak, karena aktivitas beliau cukup padat. Sebagai kendaraan bertugas,” tambah Bibin semangat. Ia menjanjikan, Unpak akan terus meningkatkan layanan dan kualitas pendidikan bagi mahasiswa.

Sedangkan Direktur Kelembagaan BNI, Adi Sulistyowati menuturkan, kerjasama dengan Unpak sudah cukup lama, hal itu sebagai bentuk komitmern BNI mendukung peningkatan pendidikan. “Kami akan terus perbaiki layanan,” terang Adi Sulistyowati.

Selain bantuan atau hibah satu unit mobil dan layanan perbankan dari BNI untuk kampus Unpak, terdiri dari study payment center, cash management, payroll, tax online, pinjaman atau kredit dan masih banyak layanan lain.

Layanan tersebut, kata dia, memudahkan mahasiswa melakukan pembayaran, ATM sekaligus KTM (kartu tanda mahasiswa). “Tentunya dapat dimanfaatkan kampus sebagai sumber data base mahasiswa. Termasuk sistem gate atau pintu parkir dengan berbasis tap cash,” tambahnya.

Bahkan, lanjutnya, dosen dan karyawan bisa meminjam dengan layanan Kredit Tanpa Agunan (KTA). BNI juga membuka kantor kas di lingkungan kampus. “Kantor Kas (KK) ini dapat dimanfaatkan keluarga besar kampus dan nasabah lainnya,” terangnya

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/