Manfaat Mengikuti Pertukaran Pelajar

Inilah Manfaat yang Didapatkan dengan Mengikuti Pertukaran Pelajar

Di Indonesia sendiri, program satu ini sudah banyak disediakan sejumlah instansi. Bahkan, beberapa kampus pun secara khusus membuka program satu ini.

Selain dapat membuat pengetahuanmu bertambah, program pertukaran pelajar juga punya sejumlah manfaat untukmu. Maka tak salah, bila program satu ini layak kamu ikuti. Lantas, apa saja manfaat-manfaat tersebut?

Sebagai Ajang Mempelajari Budaya Lain

Manfaat pertukaran pelajar yang pertama adalah sebagai ajang mempelajari budaya lain. Saat kamu mengikuti program pertukaran pelajar, kamu otomatis akan berada di negara lain yang budayanya jauh berbeda. Di sana, kamu harus bisa beradaptasi dengan baik.

Nah, supaya adaptasimu berjalan dengan lancar, kamu mau tak mau harus mempelajari budaya di tempat tersebut. Selain untuk memperlancar adaptasimu, mempelajari budaya lain juga akan membuat wawasan budayamu akan bertambah luas.

Memperluas Relasi
Manfaat pertukaran pelajar selanjutnya adalah memperluas jaringan. Saat kamu mengikuti pertukaran pelajar dan bersekolah di negara lain, kamu pasti akan berkenalan dengan sejumlah teman baru di sana. Teman-temanmu tersebut otomatis akan menjadi relasi yang mungkin akan memberimu manfaat.

Melatih Kemampuan Bahasa Inggris
Bahasa Inggris adalah salah satu modal yang harus dimiliki, utamanya jika kamu mengikuti program pertukaran pelajar nanti. Pasalnya, bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang pasti dipakai di tiap negara.

Di Indonesia, kemampuan bahasa Inggrismu mungkin kurang terasah. Hal ini wajar, mengingat bahasa Inggris bukanlah bahasa pokok yang dipakai dalam berinteraksi sehari-hari. Namun, saat mengikuti program pertukaran pelajar nanti, mau tak mau kamu harus memakai bahasa Inggris sebagai alat untuk berinteraksi. Secara tak langsung, hal itu sangatlah menguntungkan. Pasalnya, hal tersebut kelak akan melatih kemampuanmu berbahasa Inggris, sehingga bahasa Inggrismu pun akan semakin pasih.

Melatih Kemampuan Bahasa Ibu di Negara Tersebut
Bahasa Inggris memanglah bahasa internasional. Namun, sebagaimana yang kita tahu, kalau bahasa Inggris bukanlah bahasa ibu untuk beberapa negara. Jepang dan Malaysa adalah beberapa negara yang tidak menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu mereka. Negara-negara tersebut masing-masing punya bahasa ibu atau bahasa utamanya masing-masing. Misalnya: Jepang dengan bahasa Jepang-nya, dan Malaysia dengan bahasa Melayu-nya.

Bahkan, di negara-negara tertentu yang tak ingin diajak berbicara dengan bahasa Inggris. Jepang misalnya. Orang-orang di sana mayoritas enggan diajak berbincang dengan bahasa Inggris oleh para turis atau warga asing. Mereka lebih suka dan nyaman kalau diajak bicara dengan bahasa ibu mereka. Hal tersebut tentu membuatmu mau tak mau harus memakai bahasa ibu mereka.

Menambah Pengalaman dan Keahlian
Ini adalah manfaat pertukaran pelajar yang akan kamu rasakan, utamanya setelah mengikuti program tersebut. Program pertukaran pelajar memang memberi pengalaman baru, unik, dan berbeda, yang mungkin tidak akan kamu dapatkan di dalam negeri atau pada program pendidikan pada umumnya.

Dengan Mengikuti Pertukaran Pelajar, Kamu Akan Jauh Lebih “Berani”
Manfaat pertukaran pelajar yang terakhir ini sangat erat kaitannya dengan esensi pertukaran pelajar itu sendiri: berani. Ya, dengan mengikuti pertukaran pelajar, kamu akan jadi lebih berani dalam beberapa hal, seperti:

– Berani beradaptasi dengan cuaca yang berbeda di negara asalmu.
– Berbicara dan bersosialisasi dengan orang baru.
– Berbicara dengan bahasa yang tak pernah kamu pakai sebelumnya.
– Berani mencoba hal-hal baru, seperti: menginap di rumah temanmu yang berbeda budaya, mencicipi makanan di negara tersebut, dsb.
– Berani mempelajari hal-hal baru, berprestasi, dan bersaing secara sehat dengan siswa-sisiwa di negara tersebut.

Itulah sejumlah manfaat yang bisa kamu dapat, kalau kamu nanti ikut pertukaran pelajar.

Baca Juga: