Menyeimbangkan Tiga Skills

Menyeimbangkan Tiga Skills

Menyeimbangkan Tiga Skills
Menyeimbangkan Tiga Skills

REVOLUSI Industri 4.0 menjadikan tren otomasi dan pertukaran data terkini sebagai fenomena global. Menyongsong era baru ini pemerintah pun telah melakukan sejumlah kebijakan.

Ada tiga skills atau kemampuan dasar harus dihidupkan secara seimbang di setiap insan agar ke depan muncul generasi yang mampu menghadapi Revolusi Industri 4.0 tersebut.

Ketiga kemampuan dasar yang mesti dikembangkan itu, pertama ialah life skills yang membekali untuk bisa memahami dirinya dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya. Kedua, learning and innovation skills yang membekali untuk selalu kreatif, berpikir kritis dan menyelesaikan masalah kompleks, mampu berkola borasi, serta berkomunikasi secara efektif. Ketiga, yaitu literacy skills yang membekali dengan berbagai pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari yang dihadapi.

Baca Juga:

Perpres Sistem Zonasi Ditarget Keluar Tahun Ini

Menristekdikti: Inovasi di Perkuliahan Harus Ditingkatkan

Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Inovasi dan Daya Saing Ananto Kusuma Seta menjelaskan, pemerintah pun langsung tancap gas agar anak-anak mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga pen didikan tinggi (PT) bisa memiliki ketiga skills tersebut. Kebijakan itu sudah terealisasi di lapangan.

Menurut Ananto, kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ialah penguatan pendidikan karakter (PPK). “Kebijakan PPK ada untuk menumbuh kembangkan life skills siswa sejak dini. Inilah esensi dari pendidikan itu, yakni memanusiakan manusia,” katanya.
PPK diperlukan untuk membangun dan membekali para calon generasi emas Indonesia 2045 da lam menghadapi dinamika per ubahan di masa depan dengan keterampilan abad 21.
Berdasarkan data Kemendikbud, target sekolah yang melaksanakan PPK pada 2019 mencapai 218.989 sekolah. Dia mengatakan, revolusi industri itu tidak diam di satu masa melainkan akan segera berpindah ke 5.0, 6.0, dan seterusnya. Di sini makna dan peran PPK ini penting, sebab yang perlu dijaga dan tak akan pernah berubah adalah nilainilai kemanusiaan ini.

“Generasi yang mengenal jati dirinya akan mampu mengendalikan kemajuan dan teknologi

sebagai tools untuk men capai tujuan. Sebaliknya, generasi yang kehilangan jati dirinya, maka teknologi yang akan mengenda likan hidupnya,” katanya. Kebijakan kedua ialah melalui penguatan higher order thinking skills (HOTS).

Kemampuan berpikir tingkat tinggi buah pikiran dari taksonomi berpikir Bloom ini menumbuhkan kemampuan yang terangkum dalam 4C. Ananto menuturkan, 4C adalah creativity, critical thinking and complex problem solving, collaboration, communication. Asesment HOTS ini telah diuji kepada siswa melalui Ujian Nasional (UN) dan Ases men Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI).

Asesment HOTS pada UN ini sempat membuat heboh pada 2018 lalu,

sebab masyarakat menilai soal HOTS ini terlalu sulit dan dilakukan secara tiba-tiba. Pada hal soal yang diuji HOTS ini hanya terdiri 10% dari total soal. Sementara AKSI diterapkan di beberapa sekolah percontohan sebagai sistem penilaian nasional meski Indonesia secara rutin mengikuti survei yang dilakukan Programme for International Student Assessment (PISA).

Sementara kebijakan ketiga, yakni penguatan literasi melalui Gerakan Literasi Nasional (GLN). Dia menjelaskan, penguatan GLN ini terkait di enam sektor, yakni literasi baca tulis, literasi sains, literasi data, literasi finansial, literasi digital, dan literasi budaya dan kewarganegaraan. Ananto menjelaskan, pemerintah juga merevitalisasi pendidikan vokasi untuk menyiapkan generasi terampil yang ino va tif dan berjiwa enterpreneur.

Mengenai revitalisasi pendidikan vokasi ini Kemendikbud melakukan sejumlah program untuk mendorong sekolah menengah ke ju ruan (SMK) dapat menye diakan tenaga kerja terampil yang siap kerja di berbagai sektor prioritas nasional, seperti pertanian, industri, pariwisata, bahkan ekonomi kreatif.

 

Sumber :

https://www.quibblo.com/story/c7Go-5Wc/What-Is-Geography-Concept