The major source of information for self efficacy

The major source of information for self efficacy

The major source of information for self efficacy
The major source of information for self efficacy

Performance attainment (pengalaman keberhasilan dan pencapaian prestasi), yaitu sumber ekspektasi efikasi diri yang penting, karena berdasarkan pengalaman individu secara langsung. Individu yang pernah memperoleh suatu prestasi akan terdorong meningkatkan keyakinan da penilaian terhadap efikasi dirinya. Pengalaman keberhasilan individu ini akan meningkatkan ketekunan da kegigihan dalam berusaha mengatasi kesulitan sehingga dapat mengurangi kegagalan.
Vicarious experience (pengalaman orang lain) yaitu mengamati perilaku dan pengalaman orang lain sebagai proses belajar individu. Melalui model ini evikasi diri individu dapat meningkat, terutrama jika ia merasa memiliki kemampuan yang setara atau bahkan merasa lebih baik daripada orang yang menjadi subyek belajarnya. Ia akan mempunyai kecenderungan merasa mampu melakukan hal yang sama. Meningkatnya efikasi diri individu ini dapat meningkatkan motivasi untuk mencapai suatu prestasi. Peningkatan efikasi diri ini akan menjadi efektif jika subyek yang menjadi model tersebut mempunyai banyak persamaan karakteristik antara individu dengan model, kesamaan tingkat kesulita tugas, kesamaan situasi da kondisi, serta keanekaragaman yang dicapai oleh model.
Sosial persuasion (pendekatan social) yaitu individu mendapat bujukan atau sugesti untuk percaya bahwa ia dapat mengatasi masalah-masalah yang akan dihadapinya, persuasi verbal ini dapat mengarahkan individu untuk berusaha lebih gigih untuk mencapai tujuan dan kesuksesan. Akan tetapi efikasi diri yang tumbuh dengan model ini biasanya tidak beertahan lama, apalagi kemudian individu mengalami peristiwa traumatis yang tidak menyenangkan.
Physiological and psychological arousal (keadaan fisiologis dan psikologis). Situasi yang menekankan kondisi emosional dapat mempengaruhi efikasi diri. Gejolak emosi, goncangan, kegelisahan yang mendalam dan keadaan fisiologis yang lemah yang dialami individu akan dirasakan sebagai suatu isyarat akan terjadi peristiwa yang tidak diinginkan, maka stuasi yang menkankan dan mengancam akan cenderung dihindari.
Kouzer dan Posner menyatakan bahwa ada empat hal yang dapat mendukung peningkatan efikasi diri yaitu: (1) penguasaan, (2) pengambilan model adalah belajar melaksanakan tugas dengan baik, (3) dukungan adalah mendengarkan orang yang memberikan semangat dan dorongan untuk bekerja sebaik mungkin dan (4) menafsirkan kembali stress adalah membaca isyarat stress sehingga dalam melaksanakan tugas yang baik dan menentukan cara-cara memodifikasi keyakinan dan kemampuan ketika merasakan isyarat stres.

Baca Juga :