RESMIKAN PONDOK PESANTREN REJO DARUL MUSTHOFA

RESMIKAN PONDOK PESANTREN REJO DARUL MUSTHOFA

 

RESMIKAN PONDOK PESANTREN REJO DARUL MUSTHOFA

GONDANGLEGI

Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM hadir meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Rejo Darul Musthofa yang didirikan dan diasuh oleh Romo Kyai Ahmad Soeroso bin Sodri di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Sabtu (23/3) malam. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dari depan lorong pintu masuk ke area pondok dan penandatanganan prasasti oleh Wabup didampingi Kyai Suroso di atas panggung kehormatan.

Wabup

Pak Sanusi, sapaan akrab Wabup mengapresiasi dan merasa bangga atas berdirinya ponpes Rejo Darul Mustofa. Ia berharap pondok yang kini sudah memiliki kurang lebih 300 santri baik putra dan putri ini kelak menjadi sinar bagi Kabupaten Malang dan para santrinya.

Atas nama Pemkab Malang

Saya menyambut baik dan memberikan penghargaan atas diresmikan Ponpes Rejo Darul Musthofa karena telah mampu menggagas dengan mendirikan lembaga pendidikan untuk melestarikan bangsa Indonesia. Semoga juga kelak ponpes ini mencetak generasi yang tangguh dan pemimpin yang berakhlaqul kharimah,” terang Wabup dalam sambutannya.

Selain peresmian ponpes

Pak Sanusi didampingi Kyai Suroso juga berkesempatan meresmikan Masjid Al Maruf, yang terletak di area dalam pondok. Tak ketinggalan, Wabup juga berpesan kepada para santri ponpes Rejo Darul Musthofa belajar dan menuntut ilmu dengan baik dan terpenting mencontoh apa yang menjadi tuntunan Nabi Muhammad SAW.

”Semoga ponpes berkembang dan melahirkan generasi bangsa yang hebat dan mampu bermanfaat bagi nusa bangsa dan agama. Salah satunya bisa menjadi presiden dan berguna dan bermanfaat bagi rakyat Indonesia. Serta, bersama memerangi kenakalan remaja dan narkoba,” harap Wabup.

Kapolres Blitar

Pada peresmian ponpes ini juga turut hadir diantaranya Kapolres Blitar, perwakilan Kapolres Malang dan Dandim 0818 Kabupaten Malang/Kota Batu, Kepala BIN Jatim dan Rektor Unisma. Seluruh yang hadir juga mengusung semangat menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia, sembari mengawali acara dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. NKRI Harga Mati.

 

Artikel terkait :